Mimpi Seperempat Abad

Indonesia bukan cuma Jakarta, bukan juga cuma pulau Jawa. Di usia saya yang mendekati seperempat abad ini, akhirnya saya merasa mulai adanya pemerataan yang —meskipun belum signifikan— tapi mulai terlihat hasilnya. Pemerintah sudah mulai bergerak, sekarang pertanyaannya, kita —yang katanya generasi paling kreatif— sudah mulai apa? Saya selalu diingatkan untuk tidak merendahkan mimpi dan diri … Continue reading Mimpi Seperempat Abad

Yang Menarik Dengan Oppo dan Vivo

Berawal dari sebuah pencarian yang saya lakukan tentang smartphone android yang sekiranya bisa menggantikan iPhone 5s yang sudah berusia hampir 3 tahun ini, saya menemukan beberapa hal yang menarik mengenai dua brand smartphone yang bisa dibilang anak baru, tapi pencapaiannya sudah sangat luar biasa, yaitu Oppo dan Vivo. Oppo dan Vivo merupakan brand smartphone yang … Continue reading Yang Menarik Dengan Oppo dan Vivo

Budak Kapitalis

Beberapa hari yang lalu ketika sedang berkunjung ke Surabaya, saya sempat berdiskusi tentang pekerjaan dan karir dengan seseorang yang cukup dekat dengan saya. Dalam diskusi tersebut ia mengutip saran yang diterimanya tentang betapa perlunya ia untuk masuk ke dalam sebuah perusahaan —apapun itu, untuk mengalami apa yang disebut bekerja untuk orang lain dan merasakan "nikmatnya" … Continue reading Budak Kapitalis

Tentang Memilih Kamera (II) dan Atribut Dalam Sebuah Pilihan

Setelah melalui proses pencarian selama beberapa minggu, akhirnya pilihan saya jatuh pada Fujifilm X70; sebuah kamera yang justru tidak pernah masuk dalam daftar kamera untuk dipertimbangkan sebelumnya. Bahkan salah seorang teman sempat merespon dengan "Gue ngga nyangka akhirnya lo beli kamera ini, Gung, kayak bukan lo banget.." yang kemudian saya respon dengan tawa —"Justru gue rasa, … Continue reading Tentang Memilih Kamera (II) dan Atribut Dalam Sebuah Pilihan

Tentang Memilih Kamera

Suatu hari saya pernah bilang ke teman saya, bahwa ada beberapa benda yang saya miliki, yang ketika ingin membelinya, saya tidak akan pernah main-main melakukan riset untuk kemudian memutuskan memilikinya —duh, diksi. Salah satunya adalah kamera. Memang bukan fotografer beneran sih, tapi proses membekukan momen dalam frame kamera itu menyenangkan buat saya. Jadi ceritanya, satu-dua … Continue reading Tentang Memilih Kamera

MNGKN

Di tahun ini untuk pertama kalinya saya datang ke pernikahan tanpa ditemani orang tua atau kakak saya, yang artinya, itu adalah pernikahan teman saya. Kabar baiknya, semakin kesini semakin banyak teman saya yang mulai memantapkan pilihannya pada seseorang, yang lagi-lagi membuat saya penasaran, bagaimana bisa semudah itu untuk mengambil keputusan besar seperti sebuah pernikahan? Enggak, sih, enggak … Continue reading MNGKN