All posts filed under ‘Thoughts

Budak Kapitalis

Beberapa hari yang lalu ketika sedang berkunjung ke Surabaya, saya sempat berdiskusi tentang pekerjaan dan karir dengan seseorang yang cukup dekat dengan saya. Dalam diskusi tersebut ia mengutip saran yang diterimanya tentang betapa perlunya ia untuk masuk ke dalam sebuah perusahaan —apapun itu, untuk mengalami apa yang disebut bekerja untuk orang lain dan merasakan “nikmatnya” […]

Tentang Memilih Kamera (II) dan Atribut Dalam Sebuah Pilihan

Setelah melalui proses pencarian selama beberapa minggu, akhirnya pilihan saya jatuh pada Fujifilm X70; sebuah kamera yang justru tidak pernah masuk dalam daftar kamera untuk dipertimbangkan sebelumnya. Bahkan salah seorang teman sempat merespon dengan “Gue ngga nyangka akhirnya lo beli kamera ini, Gung, kayak bukan lo banget..” yang kemudian saya respon dengan tawa —“Justru gue rasa, […]

Tentang Memilih Kamera

Suatu hari saya pernah bilang ke teman saya, bahwa ada beberapa benda yang saya miliki, yang ketika ingin membelinya, saya tidak akan pernah main-main melakukan riset untuk kemudian memutuskan memilikinya —duh, diksi. Salah satunya adalah kamera. Memang bukan fotografer beneran sih, tapi proses membekukan momen dalam frame kamera itu menyenangkan buat saya. Jadi ceritanya, satu-dua […]

Berhenti Sejenak

Setidaknya dalam satu tahun kebelakang, saya tidak pernah merasa sesehat ini. Selalu bersyukur meski untuk mencapai kondisi ini saya harus dipaksa istirahat dan berhenti dari segala aktifitas selama lebih dari 10 hari, plus menelan 6 buah pil obat dalam sehari untuk beberapa bulan kedepan. Padahal ya, dari jaman kuliah dulu, saya termasuk orang yang percaya […]

Murmuring

I think about finding that elusive balance between the past and the future. Lean back, and I find myself swamped in what has already happened. Regret, remorse, guilt, sorrow, grief —whatever the emotional residue may be. I go there again and again, even though going there changes nothing. When I lean forward, into the future, […]

Why I Unfollowed You

Sometimes I unfollow people on Instagram, Twitter, or Path. I do it, you do it —we all do it. Otherwise imagine how long it would take you to scroll through your Instagram feed every day? But, last week I managed to make someone completely lose their mind, just by deciding I didn’t want to follow […]

MNGKN

Di tahun ini untuk pertama kalinya saya datang ke pernikahan tanpa ditemani orang tua atau kakak saya, yang artinya, itu adalah pernikahan teman saya. Kabar baiknya, semakin kesini semakin banyak teman saya yang mulai memantapkan pilihannya pada seseorang, yang lagi-lagi membuat saya penasaran, bagaimana bisa semudah itu untuk mengambil keputusan besar seperti sebuah pernikahan? Enggak, sih, enggak […]

24

“Agung tahun ini ulang tahun yang keberapa, sih?” Kadang saya heran, mama itu pura-pura ngga tau apa gimana ya. Masa kemarin bilang saya lahir tanggal 18, padahal jelas-jelas sekeluarga semua lahir kelipatan lima, dan seingat saya sih, dulu mama yang pertama kali mendeklarasikan “Eh eh, kita semua lahir kelipatan lima, lho..” Terus kalau pas ngisi form keluarga […]

Istighfar

Jadi ceritanya, kalau saya ngga langsung sholat pas denger adzan, Mama selalu nyuruh saya istighfar. Tapi entah kenapa tiap saya istighfar Kakak saya malah ketawa dan si Mama juga ikutan mau ketawa. Mungkin karena saya istighfar-nya dengan muka datar tanpa merasa dosa. Entahlah. Mama: Sholat dulu udah adzan, istighfar, banyak setannya kalau males gitu Saya: *sambil main […]