All posts filed under ‘Thoughts

Berjalan Lebih Cepat

Orang Indonesia itu jalannya lambat banget, klemar-klemer kalau kata orang jawa. Cuma di Jakarta yang menurut saya manusia-nya punya kecepatan jalan yang lumayan, apalagi kalau di jam berangkat kerja. Beberapa bahkan sampai emosi ketika orang di depan menghalangi laju kaki, padahal kan ngga gitu juga, mbak (sengaja pakai ‘mbak’ soalnya yang gampang emosian di jalur […]

Lelaki Instagram

Jadi sejak setahun kebelakang memang saya sudah berencana untuk rutin nge-gym, mengingat satu-satunya cara menaikkan berat badan saya agar mencapai berat badan ideal adalah melalui olah raga beban. Beberapa kali juga sudah sempat ikutan, walaupun konsistensi saya masih dipertanyakan. Dalam beberapa kali kesempatan, saya selalu menyempatkan untuk bertanya mengenai preferensi badan ideal seorang laki-laki dari […]

Dear tumblr,

Belakangan aku selalu mengawali sebuah tulisan dengan kata ‘Dear’ terlebih bila itu ditujukan untuk seseorang. Meski benci untuk mengakui, iya, itu budaya korporasi yang semakin melekat dalam keseharianku. Dear tumblr,  Kemarin-kemarin rasanya kamu ramai dibicarakan di berbagai media online di negeri ini. Katanya kamu akan diblokir. Aku marah, lalu aku hubungi orang yang berwenang dalam […]

Tentang Bandung, Jakarta, dan Ridwan Kamil

Saya ingat betapa Pak jokowi bisa begitu melesat namanya beberapa tahun lalu karena gaya pendekatan yang dilakukan pak Jokowi yang biasa disebut dengan blusukan, impromptu visit. Erdogan, di Turki juga ternyata suka blusukan, begitu juga dengan bu Risma di Surabaya dan pemimpin-pemimpin yang konon, ‘masa kini’ banget. Pemimpin yang tidak melangit, namun membumi. Ridwan Kamil, […]

Jangan Pikirkan Bandung, Vltchek

Beberapa minggu yang lalu, ranah sosial media dan situs berita dunia maya sedang seru membahas sebuah kritik tajam dari seorang jurnalis asing tentang Bandung yang dianugerahi oleh UNESCO sebagai kota kreatif. Yang unik adalah meskipun banyak yang tidak suka dengan kritik tersebut, tapi nampaknya sebagian besar dari kita juga tidak bisa mengelak dan bilang tidak pada […]

Februari

Ini bulan Februari ke-23 dalam hidup saya. Meski tidak lahir di bulan ini, tapi saya suka bulan Februari. Dan entah bagaimana, mungkin karena stigma bahwa bulan Februari ini bulan kasih sayang, bulan yang romantis, saya jadi sering kali ikut-ikutan menganggap bahwa di bulan ini, semua jadi lebih melankolis daripada di bulan-bulan lainnya.

jakarta

Takut Tidak Takut

Kamis kemarin, ketika sebuah serangan teroris terjadi di Sarinah, saya sedang berada di kantor di daerah Kuningan, Jakarta selatan. Dalam pikiran saya, kebanyakan orang akan takut ketika terjadi serangan teroris di kota tempat dia tinggal. Dan saya, adalah kebanyakan orang itu. Jelas bohong, kalau saya bilang tidak takut. Itu juga yang menjadi penyebab kenapa tidak […]

Year in Review

Suatu saat saya akan merasa bahwa apa yang saya lakukan di 2015 kemarin was totally crap. Padahal kalau sekarang diberi pertanyaan yang sama, mungkin jawabannya akan beda. Ketidakselarasan penilaian pada diri sendiri —yang belakangan saya alami— yang disebabkan oleh perbedaan usia dan tentu saja sudut pandang yang (sudah) berbeda nanti itulah yang bikin saya selalu ingin […]

Thursday Talk

Entah kenapa sampai detik ini, saya selalu merasa belum bisa sampai di fase mature di ranah Blogging. Ada sifat kekanakan yang muncul ketika bersentuhan dengan blog yang menyebabkan saya belum bisa bertahan pada satu state, satu kondisi, dimana cukuplah disana saya melakukan aktivitas blogging tanpa ada rasa kurang puas, ingin ini-ingin itu, ujung-ujungnya malah tidak produktif dan […]