Well-Scripted

Bulan April lalu saya dipromosikan ke tempat yang baru di kantor, dan surprisingly, saya malah ketemu dengan seseorang yang menjadi teman pertama saya di bangku Sekolah Dasar dulu, yaitu Nashif. Jadi ceritanya, dulu saya sempat bersekolah di kota Malang walaupun cuma sebatas satu caturwulan atau kurang lebih tiga bulan. Dan di sekolah itu lah saya bertemu Nashif, … Continue reading Well-Scripted

Perbendaan dan Pilihan dalam kesendirian

Judulnya lebay sih, tapi baiklah. My favorite things aren't things anymore. Ada tipe orang yang senang mengumpulkan barang-barang. Segala yang dia inginkan akan segera dibeli. Stress sedikit lari ke pusat perbelanjaan dengan dalih refreshing. Yang berlabel diskon pasti dibeli meski seringnya tidak terlalu butuh. Sejujurnya, saya pernah menjadi orang itu. Tapi ada masanya ketika kita … Continue reading Perbendaan dan Pilihan dalam kesendirian

Lelaki Instagram

Jadi sejak setahun kebelakang memang saya sudah berencana untuk rutin nge-gym, mengingat satu-satunya cara menaikkan berat badan saya agar mencapai berat badan ideal adalah melalui olah raga beban. Beberapa kali juga sudah sempat ikutan, walaupun konsistensi saya masih dipertanyakan. Dalam beberapa kali kesempatan, saya selalu menyempatkan untuk bertanya mengenai preferensi badan ideal seorang laki-laki dari … Continue reading Lelaki Instagram

Dear tumblr,

Belakangan aku selalu mengawali sebuah tulisan dengan kata ‘Dear’ terlebih bila itu ditujukan untuk seseorang. Meski benci untuk mengakui, iya, itu budaya korporasi yang semakin melekat dalam keseharianku.Dear tumblr, Kemarin-kemarin rasanya kamu ramai dibicarakan di berbagai media online di negeri ini. Katanya kamu akan diblokir. Aku marah, lalu aku hubungi orang yang berwenang dalam hal blokir-blokiran … Continue reading Dear tumblr,

Tentang Bandung, Jakarta, dan Ridwan Kamil

Saya ingat betapa Pak jokowi bisa begitu melesat namanya beberapa tahun lalu karena gaya pendekatan yang dilakukan pak Jokowi yang biasa disebut dengan blusukan, impromptu visit. Erdogan, di Turki juga ternyata suka blusukan, begitu juga dengan bu Risma di Surabaya dan pemimpin-pemimpin yang konon, 'masa kini' banget. Pemimpin yang tidak melangit, namun membumi. Ridwan Kamil, … Continue reading Tentang Bandung, Jakarta, dan Ridwan Kamil

Jangan Pikirkan Bandung, Vltchek

Beberapa minggu yang lalu, ranah sosial media dan situs berita dunia maya sedang seru membahas sebuah kritik tajam dari seorang jurnalis asing tentang Bandung yang dianugerahi oleh UNESCO sebagai kota kreatif. Yang unik adalah meskipun banyak yang tidak suka dengan kritik tersebut, tapi nampaknya sebagian besar dari kita juga tidak bisa mengelak dan bilang tidak pada … Continue reading Jangan Pikirkan Bandung, Vltchek

Februari

Ini bulan Februari ke-23 dalam hidup saya. Meski tidak lahir di bulan ini, tapi saya suka bulan Februari. Dan entah bagaimana, mungkin karena stigma bahwa bulan Februari ini bulan kasih sayang, bulan yang romantis, saya jadi sering kali ikut-ikutan menganggap bahwa di bulan ini, semua jadi lebih melankolis daripada di bulan-bulan lainnya. Saya akan selalu ingat … Continue reading Februari

Year in Review

Suatu saat saya akan merasa bahwa apa yang saya lakukan di 2015 kemarin was totally crap. Padahal kalau sekarang diberi pertanyaan yang sama, mungkin jawabannya akan beda. Ketidakselarasan penilaian pada diri sendiri —yang belakangan saya alami— yang disebabkan oleh perbedaan usia dan tentu saja sudut pandang yang (sudah) berbeda nanti itulah yang bikin saya selalu ingin … Continue reading Year in Review