Visa Jepang

Sebagai orang yang malas berurusan dengan birokrasi, hukum dan hal-hal menyebalkan lainnya, mengajukan visa adalah hal yang cukup menegangkan— terlebih karena ini masuk ke ranah hukum internasional.

“Caranya gimana sih? Gimana kalau pengajuan visa gue ditolak? Gimana kalau di imigrasi nanti gue ngga diijinin masuk terus dideportasi?” —dan banyak ketakutan lainnya.

Surprisingly, pengajuan visa jepang kemarin cukup mudah dan cepat prosesnya. Selain karena proses pengajuannya yang sudah dipindah dari kantor Kedutaan Besar Jepang di Thamrin ke Japan Visa Application Centre (JVAC) di Mal Lotte Shopping Avenue, juga karena syarat dan tata caranya yang tertulis jelas baik di web kedutaan besar Jepang ataupun di web vfs— sebuah perusahaan spesialis layanan Visa dan teknologi terbesar di dunia untuk pemerintah dan misi diplomatik.

saldo tabungan visa jepang
source: libursutra.com

Beberapa pertanyaan terkait pembuatan visa seperti berapa jumlah rupiah yang harus ada di rekening tabungan kita memang tidak ada di daftar persyaratan maupun di laman pertanyaan. Yang itu artinya, memang tidak ada ketentuan pasti terkait berapa uang yang harus kita miliki untuk bisa mendapatkan visa jepang.

Ada yang bilang minimal saldo harus 50 juta, 30 juta, atau 20 juta. Untuk yang ini saya tidak bisa mengkonfirmasi karena kemarin saya menggunakan rekening BCA —agar bisa mendownload dan mencetak rekening koran sendiri tanpa perlu ke bank— yang jumlah saldonya kebetulan memang berada di atas nilai yang saya sebutkan tadi. Tapi buat hitungan kasar, anggap saja biaya hidup per orang di Jepang berkisar 1-2 juta rupiah, lalu kalikan dengan lama kita tinggal di sana. Maka seharusnya nilai tersebut sudah bisa diterima sebagai bukti bahwa kita mampu hidup di sana.

Untuk lama proses pengajuan sebenarnya tertulis 4 hari kerja, tapi karena hari pengumpulan berkas juga dihitung, maka bisa dibilang prosesnya hanya 3 hari kerja. Sedangkan proses pengumpulan berkasnya sendiri tergantung jumlah antrian, biasanya sih antara 1-2 jam.

pengajuan visa jepang

Dan enaknya mengajukan visa di JVAC kemarin adalah disediakannya jasa untuk fotokopi dan pengambilan foto. Jadi kalau ada berkas yang belum difotokopi, atau belum punya foto yang sesuai syarat, kita bisa melakukannya di sana dengan biaya tambahan.

Kemudian, baik ketika kita baru selesai mengajukan berkas, ketika visa sudah selesai dan ketika visa sudah kita ambil, akan ada email dari VFS yang menginfokan kepada kita terkait status visa. Jadi ngga perlu bertanya-tanya atau bolak-balik ke JVAC untuk menanyakan tentang proses visa yang kita ajukan.

Sedangkan untuk biaya, untuk proses pembuatan visa kunjungan sementara kemarin, saya membayar kurang lebih Rp 500 ribu dan harus dibayar tunai. Jadi kalau bisa dipersiapkan dulu uang tunainya sebelum masuk ke JVAC, daripada harus keluar ke ATM terlebih dahulu ketika sampai pada proses pembayaran.

Jadi kalau Ilham kemarin bilang memperpanjang paspor itu mudah, yakinlah bahwa mengajukan visa jepang di JVAC bisa dibilang lebih nyaman, mudah dan cepat! wink

 

 

One thought on “Visa Jepang

Leave a Reply