Sony A6000 x Sigma Art Lens 19mm

Sony A6000

Bukan, ini bukan review mirrorless Sony A6000 ataupun Sigma Art Lens 19mm. Kali ini saya hanya akan sedikit berbagi cerita tentang gear yang sekarang menjadi bawaan saya sehari-hari dan beberapa contoh dari hasilnya. Oiya, jadi ceritanya selepas dari sistem Fujifilm, saya beralih ke sistem Sony. Sempat akan mengambil seri RX100 tapi mengingat kejadian kemarin dengan kamera yang tidak dapat diganti lensanya, saya memutuskan untuk mengambil seri A6xxx paling lawas, yaitu A6000.

Continue reading “Sony A6000 x Sigma Art Lens 19mm”

Tentang Memilih Kamera (II)

Setelah melalui proses pencarian selama beberapa minggu, akhirnya pilihan saya jatuh pada Fujifilm X70; sebuah kamera yang justru tidak pernah masuk dalam daftar kamera untuk dipertimbangkan sebelumnya. Bahkan salah seorang teman sempat merespon dengan “Gue ngga nyangka akhirnya lo beli kamera ini, Gung, kayak bukan lo banget..” yang kemudian saya respon dengan tawa —“Justru gue rasa, ini kamera gue banget.”

Bahwa kita harus mengenal diri sendiri dulu sebelum orang lain itu benar adanya. Dalam kasus memilih kamera, ketika kita mengenali siapa dan apa yang akan kita lakukan dengan si kamera, dan mampu berdamai dengan ambisi, semuanya jadi lebih mudah. Bukan karena teman atau bisikan penjaga toko kamera —saran tentu ditampung, tapi keputusan tetap ada di tangan si calon pengguna kamera, kan?

Continue reading “Tentang Memilih Kamera (II)”