Setahun kerja, ngapain aja? (II)

Sebelum baca ini, ada baiknya baca “Setahun kerja, ngapain aja” bagian pertama.

Jadi di bulan kedua atau ketiga saya melakoni peran saya sebagai Apprentice, saya mulai merasa jenuh, lalu timbul pertanyaan “Masa kuliah susah-payah, kerjanya cuma gini doang sih?”. Semacam merasa di-sia-sia-kan, karena sebenarnya saya bisa melakukan lebih dari sekedar apa yang ditugaskan ke saya saat itu. Dilema first-jobber yaa, gitu.

Continue reading “Setahun kerja, ngapain aja? (II)”