Berlabuh di Olympus

Memangnya kamera Olympus bagus ya? Kok jarang yang pakai?

Mungkin kamera ini bukan untuk semua orang— bahkan sepertinya ngga banyak yang tau kalau ada kamera dengan merek Olympus. Di atas kertas juga sebenarnya tidak ada yang menonjol dari mirrorless seri EM10 Mark-II ini, tapi percaya deh, ada yang beda ketika kita mulai menggunakannya.

Melihat spesifikasinya, tidak ada yang spesial dari deretan angka di atribut kamera tanpa cermin seri EM10 Mark-II ini: Sensor Micro Four Thirds 16MP dengan sensor Live MOS, TruePic VII processor, 5-axis image stabilization, 2.36M-dot OLED EVF dan 3-inch touchscreen LCD.

Continue reading “Berlabuh di Olympus”

Tentang Memilih Kamera

Suatu hari saya pernah bilang ke teman saya, bahwa ada beberapa benda yang saya miliki, yang ketika ingin membelinya, saya tidak akan pernah main-main melakukan riset untuk kemudian memutuskan memilikinya —duh, diksi. Salah satunya adalah kamera. Memang bukan fotografer beneran sih, tapi proses membekukan momen dalam frame kamera itu menyenangkan buat saya.

Jadi ceritanya, satu-dua tahun kebalakang saya mulai merasa bahwa kamera yang saya miliki saat ini —Canon EOS 60D— terasa terlalu besar dan berat. Agak risih bawa-bawa barang sebesar itu, ditambah dengan beberapa lensa yang juga berat. Semakin terasa ketika sedang traveling atau di tempat yang ramai. Engga heran ketika saya memutuskan untuk pakai iPhone di tahun 2014, si 60D makin jarang keluar rumah.

Continue reading “Tentang Memilih Kamera”