Mengulas Diri

Saya kira— tidak akan sulit buat manusia yang hidup di era ini untuk menuliskan ulasan tentang apapun itu. Termasuk tentang diri atau pribadi seseorang. Bukankah kolom komentar akun-akun turah selalu penuh sesak dengan ulasan yang seringnya tidak pernah diminta?

Hipokrit dan utopic— begitu katanya. Meski tampil tanpa identitas alias anonim, saya senang sekaligus gusar ketika Desember lalu ada manusia yang meninggalkan ulasan tentang saya di laman ini. Gusar karena kepikiran bagaimana caranya untuk mengelaborasi lebih tentang apa yang dia katakan. Segitu buruknya ya saya?

Maka di awal tahun ini, saya punya ide, apa jadinya kalau saya kumpulkan saja ulasan dari mereka yang hadir di berbagai spektrum kehidupan. Barangkali ada pelajaran yang bisa saya petik— tentu saja ada. Atau bahkan akan ada ulasan-ulasan serupa yang bercerita tentang betapa hipokrit-nya saya atau apapun itu.

Continue reading “Mengulas Diri”