Berhentilah Berekspektasi

Bahkan ‘Sakit’ adalah kata pertama dari lirik lagu Ekspektasi milik Kunto Aji.

Jadi suatu sore muncul sebuah pertanyaan dengan kolom jawaban di instastory salah seorang teman. Pertanyaanya seperti ini: What matter the most to you and why. Harusnya ini sederhana, tapi mendadak bodoh aja waktu saya mencoba menjawabnya. Butuh beberapa menit sampai akhirnya bisa menentukan jawaban.

Hope— jawab saya singkat. Because it inspires, leads, directs and moves us to do, to overcome, to believe and accomplish— lanjut saya. Terdengar agak sotoy tapi memang saya selalu berpegang dan percaya akan kekuatan sebuah harapan. Hope will gives us strength. Selalu berharap yang terbaik kan?

Harapan dan ekspektasi secara bahasa mungkin artinya bisa sama, atau paling tidak nyaris sama. Tapi kedua kata ini bisa dimaknai dengan cara yang berbeda. Dan dalam hal ini, saya memaknai lebih tentang harapan ketimbang ekspektasi.

Ketika ekspektasi diawali dengan sebuah ketidakpastian, harapan selalu diawali dengan rancang-rencana. Dalam ketidakpastian yang kemudian diisi dengan skenario-skenario yang menurut kita baik sesuai kapasitas dan pengetahuan yang kita miliki itu, sering kali dalam prosesnya muncul kecemasan-kecemasan dalam hati, yang kemudian berbuah kecewa ketika kenyataan tidak sesuai dengan skenario tersebut— sakit.

Karena sekali lagi, yang membunuhmu bukan patah hati, tapi ekspektasi.

Lain halnya ketika kita berharap— ‘berharap yang terbaik’ adalah ungkapan setelah kita mengeksekusi sebuah rencana. Ada keikhlasan dalam setiap harapan karena ketika kita berharap, kita menyerahkan segala skenario sepenuhnya pada hal di luar kuasa kita. Tugas kita adalah di bagian berusahanya, bukan merancang skenario-skenario hasilnya.

Jadi memasuki awal tahun ini, ada baiknya untuk kembali mengingat mantra yang selalu saya pegang sejak 2011 lalu bahwa; Target harus tinggi, ekspektasi harus minim, usaha harus mantep, doa harus kenceng, hati harus lapang—

Dan mari berharap untuk hasil yang terbaik.

One thought on “Berhentilah Berekspektasi

  1. selamat tahun baru gung
    semoga tetap jadi manusia paling tenang dan sabar menghadapi apapun wkwkwk
    sukses ya

Leave a Reply