blablo

Kamu, sehat?

Sering timbul pertanyaan ketika aku buka dashboard tumblr; sudah semiskin itukah kita tentang perasaan dan romansa cinta merah muda sampai-sampai seisi dashboard dipenuhi dengan akun yang bermain kata indah mengemis cinta? Yang semakin dibalut dalil agamis semakin laris?

Aku mulai sinis dengan semua kata-kata manis yang beredar di tumblr dan sosial media lainnya, sejak ini semua terasa berlebihan, setidaknya berlebihan buatku. Kenapa ya, aku merasa semakin kesini budaya kita semakin terobsesi dengan romantisme. Sebuah hubungan erat dikaitkan dengan status, dikaitkan dengan sebuah pencapaian. Bahkan walikota-ku senang sekali membuat lelucon tentang sebuah status hubungan yang kemudian diamini oleh pengikutnya

Masih sendiri aja, gung? Pendamping wisudanya siapa? Mau dibantuin nyari pendamping? Kapan nikah? Lagi galau ya, gung? Pasti jomblo!

I love being in relationship, dan suatu saat akan menikah. Tapi aku tidak merasa bahwa dengan berpacaran, dengan menikah, hidup kita akan lebih bernilai, akan lebih prestis dibandingkan dengan yang tidak atau belum terlibat dalam suatu hubungan. Pernikahan atau hubungan apapun itu tidak akan membuat kita lebih spesial di bandingkan yang lain. Dan kamu tentu saja tidak perlu menikah atau punya pasangan untuk bisa menjadi seseorang yang spesial atau signifikan buat lingkunganmu. You are significant with or without a significant other.

Terlalu banyak cinta kan binasa – Sheila on 7

At the same time, menurutku dengan menjadi single atau jomblo, adalah sebuah kesempatan emas. Mungkin kamu tidak pernah ingin untuk menjadi single, tapi ketika kamu sendiri, ketika kamu single, manfaatkan. Kamu bakal punya banyak waktu yang lebih fleksibel, punya banyak waktu, tenaga, dan pikiran untuk melakukan hal-hal penting dan bermanfaat yang mungkin tidak akan bisa kamu lakukan ketika kamu hidup dalam sebuah hubungan.

Dan pada akhirnya, ketika secara manusiawi kita ingin menjalin hubungan dengan seseorang, maka segerakan, tapi jangan pernah terobsesi. Ingat juga, bahwasanya ada masa di mana orang yang sudah berpasangan atau bahkan menikah menginginkan masa sendirinya kembali. 

Selamat hari minggu, Jakarta! 

Leave a Reply