Debat Perdana

Setelah sekitar setahun kebelakang ini kegiatan kompetisi saya dipenuhi oleh kompetisi-kompetisi di bidang IT, yang pada umumnya adalah kompetisi apps developing (which is ini benar-benar menyimpang dari major yang saya ambil), akhirnya kemarin, kesampaian juga niat saya untuk berkompetisi di luar dunia IT. Yap, debat marketing!

Sebagai seorang Phlegmatis-Sanguinis, debat adalah dunia lain bagi saya. By default saya memang seseorang yang lebih banyak nrimo, dibandingkan mendebat. Meski begitu, sebenarnya saya adalah seseorang yang lebih sering menolak, dan mendebat, meski hanya berakhir pada debat kusir dalam hati.

Mungkin banyak yang tidak percaya, termasuk teman-teman saya, ketika saya berkata bahwa saya akan mengikuti debat marketing. Okelah mungkin nilai mata kuliah marketing management saya memang mendapatkan predikat excellent, tapi debat? Seorang agung agriza mendebat?

Jangankan orang lain, saya sendiri juga tidak percaya…

Beruntung Tuhan mengirimkan dua malaikatnya dalam wujud manusia; Dimas, dan Naqi. Mereka berdua adalah partner saya nanti ketika berdebat. Dimas termasuk dalam unit IMAscITTelkom (Indonesia Marketing Association), sedangkan Naqi adalah mantan english debater ketika semasa SMA-nya. Maka berangkatlah kami bertiga ke Jakarta dengan target minimal final.

25 peserta, dan di babak 16 besar kami terhenti…

Perbedaan poin satu koma satu itu yang membuat kami kalah, dan saya yakin, kami dikalahkan tepat di closing statement, injury time. Ketika kami dengan lantang mempertahankan statement awal kami, untuk membuktikan bahwa kami memang benar, tanpa menyerang tim lawan sedikit pun; mereka justru menyerang dan menghancurkan kami disana.

Tidak masalah, nothing to lose here. Bukan mencari kambing hitam, tapi kami memang jauh dari kata siap untuk kompetisi kali ini. Hanya Naqi yang pernah mengikuti kompetisi debat sebelumnya. Murni tanpa persiapan. Target final mungkin memang terlalu tinggi untuk dijangkau, tapi ini pengalaman berharga buat kami bertiga; tentu saja.

Dan kompetisi selanjutnya, kami akan menang.

Leave a Reply