enam hari terakhir

Menurut saya ini 6 hari yang nggak biasa. Twisting banget. Nggak tau, rasanya 6 hari ini saya itu gila banget emosinya. Hal-hal yang belum pernah saya lakuin, saya lakuin di 6 hari ini. Mungkin ya efek karena mau ninggalin kota ini (lebay).

14 Januari 2012. Mendengarkan sesuatu yang ditanggapi antusias oleh beberapa orang tapi bikin saya ngantuk. Did some pleasure, eyes pleasure haha, intinya saya cuci mata di Ciwalk, bareng cowok-cowok kece di jamannya. Cuci mata disini lebih ke update harga aja sih. Tapi tetep aja, that was a pleasure. Ditambah nggak ada Rara, akhirnya saya berhasil jalan tanpa Rara. Dan dia marah, dia menggila and she planned for a revenge.

15 Januari 2012. Did nothing kayaknya. Eh, ada sih, skype-ing sama seseorang yang sangatspasial spesial dan jauh. Walaupun cuma voice call sih #failed. Dan apply for Microsoft Student Partner (MSP) recruitment, walaupun sampai sekarang belum selesai-selesai juga cv nya.

16 Januari 2012. Togamas, si rara beli buku kalkulus. Gue nggak tau kenapa harus kesana juga. Abis itu kita ke markas, ada masdir. Main game balapan yang geje banget dan saya menemukan permainan baru yang menyenangkan : main pura-puranya ditarik hantu kayak di film paranormal activity. Sumpah geje tapi keren tapi asik.

17 Januari 2012. Kampus, kurasi calon MSP IT Telkom oleh Kak Fiqi. Dan dari 3 orang yang dikumpulkan kak fiqi di Learning bistro pagi itu semuanya alumni SMAN 20 Bandung. Kak doni (2010), kak Rifan (2009), dan saya (2011). Kebetulan yang bukan kebetulan. And finally I got my original windows 7 ultimate bigsmile

Lalu dilanjutkan dengan nyobain hummingbird cafe bersama tim imagine cup (saya, kak fiqi, kak boni). Ini cafe super-recommended banget. 

18 Januari 2012. She was really-really take a revenge. Ini sumpah habis-habisan have fun-nya. Mungkin efek balas dendamnya si rara ditambah efek liburannya yang mau abis, dan efek saya yang mau meninggalkan Bandung. Seharian di ciwalk dan gue nggak boleh pulang. Mulai dari makan ramen di Gokana, sampai ngerjain satpam ciwalk.

Dan duit gue terkuras karena dia berhasil menghasut saya untuk beli baju ini dan itu. “Bos kalo pake baju ini pasti lucu”Bitch please, itu baju gay banget. Tapi ujung-ujungnya saya beli juga biar dia diem dan bisa pulang. Tapi lagi-lagi dia berhasil menghasut saya untuk nggak langsung pulang, mampir dulu ke movieroom, belanja film. Dan lagi-lagi-lagi, dia berhasil menghasut saya untuk nongkrong dulu di cisangkuy, makan ‘mother of cheese’ dan minum yoghurt. Dan pulang ketika matahari tenggelam.

19 Januari 2012. Belum mandi. Muka kucel berminyak, rambut singa, kaos bola kemarin, jeans kemarin, modal duit 5000 perak (sisa hedon kemarin), dan perfectly lonely. Akhirnya saya berhasil jalan keluar sendirian. Tanpa tujuan, dan tanpa siapapun, dan yang terpenting, tanpa si scumbag Rara. Ceritanya hari ini saya balas dendam karena rencana jalan sendirian saya selalu gagal.

Masih ngantuk. Baru 5 menit di jalan, udah di suruh minggir sama polisi. Lalu entah ngapain, saya muterin masjid agung 3x tanpa berhenti naik motor. Terseret arus lalu lintas. Kemudian pindah ke BIP lalu Gramedia merdeka, mungkin saya orang paling kucel disana. Baca sekilas satu-dua buku new release yang kelak akan saya beli, lalu pulang. Dan bertemu pasangan gay yang sedang dimabuk asmara.

Leave a Reply