Mengabadikanmu

Aku tau tidak ada yang abadi di dunia ini. Aku, kamu, bahkan dunia ini. Tapi biarlah, aku akan tetap, tetap mengabadikanmu dalam sebaris, dua baris kalimat tulisan; dalam satu-dua kalimat.

Agar kelak, ketika ternyata nanti kau tak juga kunjung kembali setelah memutuskan pergi, aku dapat membuka lembaran-lembaran ini, kalimat-kalimat dan baris-baris kata in yang tak seorang pun akan pernah mengerti, mungkin juga kau.

Leave a Reply