Menyebalkan

Ketika kita belajar sekian puluh jam tiap minggu mengenai ketepatan, keteraturan, keefektifan, dan keefesiensian, lalu tanpa sengaja kita dimasukkan kedalam sebuah sistem yang begitu kuat, yang ternyata jauh dari kata tepat, teratur, efektif, dan efisien. Boom.

Ironis. Tanpa perlu diperintah dengan lembaran soal, neuron-neuron bekerja begitu cepat untuk memunculkan eksekusi-eksekusi eksak dalam otak. Begitu terlatih. Merasa tertekan, dada mendadak sesak. Seharusnya tidak begini, pikirku dalam hati. Lelah.

Kemudian mati. Lihat saja, toh orang-orang ini nyaman dengan keadaan ini. Tidak ada yang protes. Aku bisa apa?

Oh, mungkin aku harus menjadi seperti kebanyakan. Nyaman dengan apa adanya. Mematikan lampu lalu duduk, mengalah pada sistem. Entah pura-pura mati, atau mati sungguhan. Mungkin begitu, mungkin juga tidak. Sial.

Ini pembunuhan besar-besaran. Dan hanya aku yang terbunuh. Menyebalkan.

Leave a Reply