Reshuffle kabinet BEM

Beberapa hari ini rasanya saya cukup dibuat penasaran dengan pemberitaan tentang BEM IT Telkom. Katanya, 19 orang dari kabinet dipecat dan 23 orang diberikan SP (Surat Peringatan) oleh Presma dan Wapresma. Dan hal tersebut kini bukan lagi sekedar ‘katanya’ tapi memang begitulah kenyataannya. Setidaknya itulah yang tertulis di press release yang dikeluarkan oleh BEM IT Telkom, yang memang menyatakan demikian.

Tak tanggung-tanggung, 19 orang diberhentikan. Sebenarnya jumlah inilah yang membuat berita ini menjadi sangat panas, karena 19 bukanlah jumlah yang sedikit. Bahkan dari 19 itu terdapat 5 orang menteri. Jadi sebenarnya apa yang terjadi di badan paling eksekutif di kampus ini?

Kemarin sore, pihak BEM IT Telkom mengadakan press conference yang dihadiri mahasiswa dan berbagai ormawa. Sayang saya tidak bisa datang. Tapi kira-kira seperti inilah hasil press conference yang saya dapatkan dari @masjur_online

  • Pemecatan ini menyoal tentang PDKT (Ospek Kampus)
  • PDKT belum bisa diterima kedudukannya di Ormawa
  •  Ada ketidaksinkronan dalam PDKT
  • Peran DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) menurut BEM belum optimal dalam kepengurusan ini
  • Antar pendekar tidak smuanya berkuantitatif dan berkontribusi dengan baik
  • Ada perubahan visi yang dilakukan teman-teman pendekar tanpa sepengetahuan Presma

Jadi, yang saya tangkap dari hasil live-tweet @masjur_online tersebut, sepertinya terjadi sebuah perubahan visi dan mungkin misi oleh para petinggi PDKT yang juga merupakan orang-orang BEM. Sehingga visi misi PDKT yang sudah dicanangkan oleh Presma dan jajarannya nampaknya tidak diindahkan lagi oleh beberapa oknum. Mungkin seperti, gerakan terselubung.

Well, begitulah politik. Saling beradu ideologi entah bagaimana caranya. Terlebih ini dunia kampus, dimana ideologi dapat dengan mudah ditanamkan dalam otak mahasiswa-mahasiswa, khususnya mahasiswa baru.

Leave a Reply