resureksi

Belakangan aku sadar akan beberapa hal;

Bahwa apa yang terjadi pada kita benar-benar tergantung pada bagaimana kita melihat hidup itu sendiri. Keberpihakan semesta pada kita tergantung bagaimana kita memilih peran dan sudut pandang; optimistis atau pesimistis, positif atau negatif dan berlanjut atau berhenti.

Bahwa hal tersulit ternyata bukanlah bagaimana cara mendapatkan penampilan fisik yang menarik atau bagaimana mendapatkan banyak materi. Bukan juga tentang bagaimana kita mendapatkan sesuatu yang membuat semua orang berdecak kagum. Tapi hal yang paling sulit adalah menjadi manusia yang sederhana, yang baik, yang bisa lempeng aja tanpa envy kanan kiri. Yang paling sulit adalah untuk bisa bersyukur terhadap apapun yang kita miliki, open minded tapi tetap konsisten pada prinsip. Ketika kita bisa hidup tanpa peduli apa kata orang lain; hidup yang tanpa pencitraan. Lagian bisa bertahan sampai kapan pandangan positif orang lain terhadap kita?

Dan ternyata, waiting is never a waste of time, ya. Contohnya persib, aaak bahagianyaa~ Selamat persib! Ternyata memang benar ya bahwa the longer you have to wait for something, the more you will appreciate it when it finally arrives. The harder you have to fight for something, the more priceless it will become once you achieve it. And all good things are worth waiting for and worth the effort. Terbukti dengan jutaan tangis haru-bahagia malam tadi. Sekali lagi selamat dan terima kasih, sib :’)

Leave a Reply