Tentang Memilih Kamera

Suatu hari saya pernah bilang ke teman saya, bahwa ada beberapa benda yang saya miliki, yang ketika ingin membelinya, saya tidak akan pernah main-main melakukan riset untuk kemudian memutuskan memilikinya —duh, diksi. Salah satunya adalah kamera. Memang bukan fotografer beneran sih, tapi proses membekukan momen dalam frame kamera itu menyenangkan buat saya.

Jadi ceritanya, satu-dua tahun kebalakang saya mulai merasa bahwa kamera yang saya miliki saat ini —Canon EOS 60D— terasa terlalu besar dan berat. Agak risih bawa-bawa barang sebesar itu, ditambah dengan beberapa lensa yang juga berat. Semakin terasa ketika sedang traveling atau di tempat yang ramai. Engga heran ketika saya memutuskan untuk pakai iPhone di tahun 2014, si 60D makin jarang keluar rumah.

Seperti pada akhir tahun 2015 lalu, ketika kami sekeluarga berangkat ke Arab Saudi untuk umroh; saya memutuskan untuk tidak membawa si Canon 60D dan hanya mengandalkan kamera iPhone 5s. Selain karena alasan yang saya sebutkan tadi, rasanya aneh kalau masuk ke masjid Nabawi atau masjidil Haram bawa-bawa kamera sebesar itu, bisa-bisa dirampas oleh keamanan. Padahal ya sah-sah aja, karena disana saya menemukan beberapa orang yang mengalungkan DSLR di lehernya.

Puncaknya adalah ketika saya menyusuri Singapura, Malaysia dan Thailand tahun lalu. Karena sudah jarang dipakai padahal saya masih sayang sama si 60D, maka saya memutuskan untuk membawanya dan berharap mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi karena saat itu niat saya adalah light-travelling, saya hanya memakai satu buah lensa 50mm dan meninggalkan 2 lensa lainnya.

Ternyata bukan hasil bagus yang saya dapatkan, malah bikin sakit pundak ketika baru 6 jam keliling di Singapura, menimbulkan penyesalan karena merasa salah bawa lensa 50mm bukan 18-55mm, dan semakin yakin kalau 60D ini bukan lagi partner yang pas untuk dibawa jalan.

Akhirnya pencarian-pun dimulai tentang siapa yang akan menggantikan peran kamera yang sudah menemani saya selama 5 tahun ini. Baca-baca review di berbagai website kamera dan fotografi, nonton review di youtube, ngobrol sama fotografer professional yang juga punya toko di BEC, sampai berdiskusi dengan teman di kantor yang kebetulan juga hobi motret sudah saya lakukan.

Bahkan sempat terbesit untuk upgrade smartphone saja ke yang kameranya lebih bisa diandalkan seperti Samsung S7 atau iPhone 7. Tapi niat itu saya urungkan, karena beda aja rasanya mengambil gambar dari smartphone dengan dari kamera. Seperti ada yang kurang meski mungkin hasilnya mulai bisa disejajarkan.

Dari hasil cari-cari di internet, opsi sudah mengerucut ke 3 pabrikan kamera yaitu Olympus, Panasonic dan Fujifilm. Olympus dan Panasonic sama-sama pakai sensor micro four-third, sedangkan Fujifilm pakai APS-C seperti Canon 60D.

Jujur masih bingung pilih yang mana. Saya engga butuh yang gimana-gimana sih, asal bisa menemani, tidak merepotkan, bisa mengakomodir gaya fotografi saya dan menyenangkan hati aja hasil-nya. Tapi ternyata itu yang sulit #pfft

Milih kamera aja sulit, gimana milih pasangan hidup ya?

2 thoughts on “Tentang Memilih Kamera

Leave a Reply