vertikal

Gimana ya, sejak lepas uts hidup gue seakan berantakan. Ya males, ya jenuh, ya banyak pikiran. Belum lagi hasil-hasil uts kemarin yang bikin banyak dari kami merenung. Dan perlahan-lahan gue mulai kewalahan sama tugas-tugas kuliah, seharusnya nggak gini.

Sempat ada titik cerah ketika kelas berencana ngadain makrab minggu kemarin. Tapi kenyataannya bukan makrab yang gue rasakan, cuma main kelas dan nggak ada efek akrab disana. Sorry, tapi gue ngecap makrab kemarin gagal total.

Lalu iya, Gue mendadak jadi kangen SMA, sesuatu yang sudah hampir setahun ini nggak pernah gue kangenin. Ah, apa kabar kalian ipa1?

Lalu gue coba untuk menyibukkan diri lagi, gue daftar o-camp 2012, kaderisasi lanjutan HMTI. Lalu daftar ke Indonesia Marketing Association, dan menerima tawaran Kang Hari untuk membuat buku fisika ITB 2012. Tapi semuanya tetep, kosong.

Bahkan seharusnya gue sekarang mungkin berada di Jakarta, Microsoft, semifinal Imagine Cup 2012, atau di kampus presentasi ekonomi sama Alan, tapi yang ada gue malah terkapar di sudut kamar. Even untuk sekedar bangun, berdiri, gue nggak kuat.

Lalu entah bagaimana, gue sadar, mau nambah sebanyak apapun kegiatan gue, kekosongan itu nggak akan pernah terisi. Yang ada malah badan gue remuk dengan sendirinya.

Dan hanya dengan mendekatkan diri ke Tuhan, itu yang bakal mengisi kekosongan itu. Ya, gue yakin itu. Gue sadar belakangan hubungan vertikal gue tidak membaik, atau bahkan memburuk. Nggak ada lagi kegiatan curhat vertikal di sepertiga malam. Gue cuma mengejar dunia, dunia, dan dunia. Tsah.

Ya Allah, terima kasih sudah ditegur :’)

Leave a Reply